ASPAPI Perkuat Ekosistem Sertifikasi melalui Dukungan Peluncuran TUK di Universitas Tanjungpura
ASPAPI memperkuat komitmennya dalam pengembangan sertifikasi kompetensi nasional melalui dukungan terhadap peluncuran Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Universitas Tanjungpura. Kolaborasi strategis ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pengujian kompetensi yang terstandar, sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di bidang administrasi perkantoran agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Pontianak — Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan terhadap peluncuran Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Universitas Tanjungpura (UNTAN). Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperluas akses sertifikasi kompetensi di bidang administrasi perkantoran yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peluncuran TUK yang berlangsung pada 29 Februari 2024 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAN tersebut diresmikan langsung oleh Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., serta dihadiri oleh Ketua Umum ASPAPI, Dr. Rasto, M.Pd., dan Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Kompetensi Administrasi Perkantoran (LSP KAP), Drs. H. Jamil Latief, M.Si..
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, dan organisasi profesi dalam membangun sistem uji kompetensi yang terstandar. Kehadiran TUK ini diharapkan mampu menjadi pusat pengujian kompetensi bagi dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, khususnya di bidang administrasi perkantoran.
Selain peluncuran TUK, rangkaian kegiatan juga mencakup workshop pengembangan kurikulum administrasi perkantoran berbasis era digital serta pelaksanaan uji kompetensi perdana bagi dosen dan tenaga kependidikan. Hal ini menunjukkan integrasi antara pengembangan pembelajaran dan implementasi pengukuran kompetensi secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi yang berkelanjutan.
Ketua Umum ASPAPI, Dr. Rasto, M.Pd., menegaskan bahwa kehadiran TUK ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses sertifikasi kompetensi dan memastikan lulusan memiliki standar yang diakui dunia kerja. “Kehadiran TUK ini bukan hanya fasilitas uji, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem kompetensi yang terintegrasi antara pendidikan, sertifikasi, dan kebutuhan industri,” ujarnya.
ASPAPI menilai bahwa kehadiran TUK di Universitas Tanjungpura merupakan langkah konkret dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja dan memperluas akses sertifikasi profesi, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Melalui kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi, lembaga sertifikasi, dan organisasi profesi, ASPAPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan standar kompetensi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.