Workshop 09 February 2024 12 dibaca

ASPAPI DIY Perkuat Profesionalisme Asesor melalui Pelatihan dan Penyegaran Kompetensi

ASPAPI DIY Perkuat Profesionalisme Asesor melalui Pelatihan dan Penyegaran Kompetensi

ASPAPI DIY memperkuat profesionalisme asesor melalui pelatihan dan penyegaran kompetensi yang melibatkan dosen dan guru di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas asesmen kompetensi yang kredibel dan terstandar, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang administrasi perkantoran agar lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.

Yogyakarta — Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Penyegaran Asesor ASPAPI sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme asesor di bidang administrasi perkantoran.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Februari 2024 di Hotel Grand Kangen Yogyakarta ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari kalangan dosen dan guru. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, keterampilan, serta kesiapan para asesor dan calon asesor dalam melaksanakan asesmen kompetensi secara profesional dan sesuai standar.

Acara dibuka oleh Ketua Umum ASPAPI, Dr. Rasto, M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas asesor sebagai bagian dari pembangunan ekosistem sertifikasi kompetensi di Indonesia.

Kegiatan pelatihan dan penyegaran ini merupakan wujud komitmen ASPAPI dalam mendukung pengembangan profesionalisme praktisi administrasi perkantoran di Indonesia. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan asesmen kompetensi secara objektif dan kredibel,” ujar Dr. Rasto.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dewan Penasehat ASPAPI, Prof. Dr. Muhyadi, serta Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (MGMP OTKP) Jawa Tengah, Sulistyawati, M.Si., M.Par., yang memberikan penguatan materi baik secara konseptual maupun praktik.

Dalam pemaparannya, Sulistyawati menekankan bahwa asesor kompetensi harus memiliki kualifikasi yang relevan serta kemampuan dalam melaksanakan proses asesmen yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup penguatan aspek teori hingga praktik demonstrasi asesmen kompetensi.

ASPAPI sebagai organisasi profesi menegaskan posisinya sebagai lembaga yang bersifat profesional, independen, dan non-partisan, dengan fokus pada pengembangan keilmuan, pembentukan mindset mutu profesional, serta peningkatan kompetensi praktis di bidang administrasi perkantoran.

Saat ini, ASPAPI telah memiliki jaringan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk 10 cabang aktif, salah satunya di Daerah Istimewa Yogyakarta. ASPAPI DIY diharapkan terus berperan aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesi, seperti seminar, pelatihan, workshop, serta uji kompetensi keahlian, khususnya di lingkungan pendidikan vokasi.

Melalui kegiatan ini, ASPAPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi, serta mendukung implementasi sistem sertifikasi kompetensi yang kredibel di Indonesia.