Workshop 28 September 2025 22 dibaca

ASPAPI Dukung Penguatan Arah Kurikulum melalui Workshop Perumusan Visi dan Misi di UNM

ASPAPI Dukung Penguatan Arah Kurikulum melalui Workshop Perumusan Visi dan Misi di UNM

Program Studi Administrasi Perkantoran FISH UNM memperkuat arah pengembangan pendidikan melalui workshop perumusan visi, misi, dan penyusunan kurikulum yang melibatkan akademisi, praktisi, dan stakeholder. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan kurikulum yang adaptif, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing di era global.

Makassar — Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi vokasi melalui keterlibatan aktif dalam Workshop Perumusan Visi, Misi, dan Penyusunan Dokumen Kurikulum Program Studi Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 27–28 September 2025 di Ruang Rapat Senat Lantai 2 FISH UNM ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan program studi agar lebih adaptif terhadap dinamika dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan FISH UNM, Dr. Supriadi Torro, S.Pd., M.Pd., yang menekankan bahwa perumusan visi, misi, dan kurikulum merupakan fondasi utama dalam membangun program studi yang unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa kurikulum yang relevan dan terarah akan menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, serta siap menghadapi tantangan global.

Dalam kegiatan tersebut, ASPAPI turut berkontribusi melalui kehadiran Dr. Muh. Darwis, S.Pd., M.Pd., selaku Sekretaris Jenderal ASPAPI Pusat, yang memberikan pandangan strategis terkait pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan standar kompetensi profesional. Perumusan kurikulum harus mampu menjembatani kepentingan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, pendekatan berbasis kompetensi dan keterlibatan stakeholder menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang relevan dan siap pakai,” ujarnya.

Selain itu, workshop juga menghadirkan narasumber lain yang kompeten, yaitu Dr. Arnida, S.Pd., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum UNM, serta Dr. Aris Baharuddin, S.Pd., M.Pd., Direktur PT. Arista Travel, yang memberikan perspektif akademik dan praktis dalam penyusunan kurikulum.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai stakeholder dari dunia pendidikan dan praktisi, di antaranya pimpinan sekolah kejuruan dan ketua jurusan administrasi perkantoran, yang turut memberikan masukan dalam penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pengguna lulusan.

ASPAPI memandang bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah kejuruan, dunia industri, dan organisasi profesi merupakan faktor kunci dalam membangun kurikulum yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, ASPAPI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penguatan kualitas pendidikan administrasi perkantoran di Indonesia, serta mendorong lahirnya lulusan yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.