Workshop 13 January 2023 9 dibaca

ASPAPI Jawa Barat Perkuat Kesiapan Guru SMK Hadapi Uji Kompetensi di Era Digital

ASPAPI Jawa Barat Perkuat Kesiapan Guru SMK Hadapi Uji Kompetensi di Era Digital

ASPAPI Jawa Barat memperkuat kesiapan guru SMK dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di era digital melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan ratusan pendidik di Bandung. Kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan industri, sekaligus menjawab tantangan perkembangan teknologi perkantoran yang terus berkembang pesat.

Bandung — Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) Jawa Barat bersama Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran FPEB Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2023 dan pelatihan materi uji kompetensi bidang administrasi perkantoran pada Jumat, 13 Januari 2023. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung FPEB Lantai 6 Kampus UPI, Bandung, dan diikuti oleh 155 guru SMK Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi, khususnya pada bidang administrasi perkantoran yang saat ini berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan dunia kerja.

Ketua ASPAPI Jawa Barat, Prof. Dr. H. Edi Suryadi, M.Si., menekankan bahwa perkembangan teknologi perkantoran telah mengubah secara signifikan cara kerja administrasi modern. Ia menyoroti pentingnya kesiapan pendidik dalam mengikuti perubahan tersebut agar tidak terjadi kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Menurutnya, masih terdapat tantangan di sejumlah sekolah, terutama di wilayah yang belum memiliki akses dan kesiapan teknologi yang memadai. Kondisi ini menjadi perhatian penting agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan kompetensi di lapangan kerja.

“Perkembangan teknologi saat ini sangat cepat dan tidak bisa dihindari. Guru harus mampu mengikuti agar tidak tertinggal dari perubahan yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang penyelarasan pemahaman antara pendidik mengenai materi pembelajaran dan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Dengan demikian, proses pendidikan di SMK diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi dunia industri.

Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendiskusikan berbagai pengalaman terkait pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi kompetensi di sekolah masing-masing. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penguatan jejaring antar guru dalam lingkup ASPAPI.

ASPAPI Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas uji kompetensi di SMK. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan dapat memperbarui pengetahuan dan kemudian mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di sekolah.

Dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bidang administrasi perkantoran, siswa diuji melalui kombinasi tes teori dan praktik. Materi praktik mencakup keterampilan dasar seperti pengarsipan, pengetikan cepat, pengoperasian perangkat lunak perkantoran, serta keterampilan komunikasi dasar melalui telepon.

Melalui kegiatan ini, ASPAPI Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.